Berikut adalah doa-doa dalam umroh mulai dari niat sampai dengan tahallul. Doa Umroh ini kami tulis sebagai referensi bacaan ketika sedang manasik Umroh maupun saat menjalankan Ibadah Umroh. Berikut bacaan atau doa dalam umroh:
Niat memiliki peran penting dalam ibadah, karena sah tidaknya ibadah salah satunya adalah niat. Berikut bacaan atau Lafadz Niat Umroh
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaika Allahumma ‘umratan.
Atau
لَبَّيْكَ عُمْرَةً
Labbaika ‘Umratan
Artinya : “Aku memenuhi panggilan-Mu untuk mengerjakan umrah”
Talbiyah adalah salah satu yang dianjurkan untuk dikerkan oleh jamaah haji maupun umroh. Lafadz Talbiyah bisa dibaca sendiri-sendiri atau dikomando oleh pembimbing. Berikut lafadz Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik, innal-hamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, la syarika lak
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian dan nikmat adalah milik-Mu, begitu pula kerajaan [juga milik-Mu].
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيْنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ. اَللّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ
Allahumma antas salaam wa minkas salaam fahayyinaa rabbana bis salaam wa adkhilnal jannah daaras salaam, tabaarakta wa faʼaalaita yaa dzal jalaali wal ikraam. Allahummaf tah lii abwaaba rahmatik wa maghfiratik wa adkhilnii fiihaa. Bismillaah wal hamdulillah was shalaatu was salaamu ‘alaa rasuulillah.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu-lah datangnya keselamatan, dan kepada-Mu kembalinya semua keselamatan. Maka bangkitkanlah kami, wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera, dan masukkanlah ke dalam surga, negeri keselamatan serta kebahagiaan. Maha banyak anugerah- Mu dan Maha Tinggi Engkau, wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu. (Aku masuk masjid ini) dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta shalawat dan salam untuk Rasulullah.”
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا البَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَعَظَمَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allahumma zid haadazl baita tasyriifan wa ta’dziiman wa takriiman wa mahaabatan wazid man syarrafahu wa ‘adzdzamahu wa karramahu miman hajjahu awi’tamarahu tasyriifan wa takriiman wa ta dziiman wa birran
Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, Kehormatan dan wibawa pada Bait (Ka’bah) ini. Dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan dan menghormatinya di antara mereka yang berhaji atau yang berumroh dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kebaikan.”
Thawaf adalah mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali putaran didalam masjidil haram dimulai dari Hajar Aswad. Ketika seseorang berada di sudut Hajar Aswad, seseorang menghadap Hajar Aswad lalu menciumnya, atau menjamah dengan tangan lalu menciumnya. Jika jauh seseorang cukup berisyarah dengan tangan lalu mencium tangannya.
Adapun doa saat mencium hajar aswad sebagai berikut
بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبِرُ
Bismillahi Wallahu Akbar
Artinya: “dengan nama Allah dan Allah Maha Besar”
Saat thawaf berlangsung jamaah membaca
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيُّ الْعَظِيمِ.
Subhaanallahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallahu akbaru walaa haula walaa quwwata illa billahil’aliyyil- ‘adzhiim
Artinya: “Maha Suci Allah segala puji bagi Allah. tidak ada sesembahan yang haq selain Allah. Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan kuasa Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.
اللَّهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Allahumma Iimaanan Bika Wa Tasdiiqan Bikitaabika Wa Wafaa An Bi’ahdika Wattibaa- ‘An Lisunnati Nabiyyika Mu- Hammadin Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.
“Ya Allah, aku thawaf ini karena beriman kepadaMu, membenarkan kitabMu dan memenuhi janjimu dan mengikuti sunnah NabiMu Muhammad Sollallohu ‘Alaihi Wasallam”
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fitdunya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan juga kebaikan di akhirat, serta jagalah kami dari adzab api neraka.”
وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ إِبْرَهِمَ مُصَلَّى
Wattakhiduu mim maqomi ibrohiima musholla
Artinya: “Dan ambillah olehmu maqam Ibrahim itu sebagai tempat shalat.”
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allaahumma inni as-alika ‘ilman naafi’an wa rizqan waasian wa syifaaan ming kulli daain wa saqaamin birahmatika ya arhama raahimiin
Artinya: Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermafaat, rizqi yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit. Dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang paling menyayangi hamba-hamba-Nya
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
Innas Shoffa Wal Marwata Min Sya’airil Llah Abda’u Bimaa Bada Allahu Bihi
Artinya: “Sesungguhnya Shafa dan Marwah itu termasuk dari syi’ar-syi’ar Allah.” “Aku memulai (Sa’i) dengan apa yang dimulai oleh Allah.”
اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَ نَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar
Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Laa Syariikalah, Lahul Mulku Walahul Hamdu Wa Huwa ‘Ala Kulli Syaiin Qadiir, Laa Ilaaha Illallah Wahdahu Anjaza Wa’dah Wa Nashara ‘Abdah Wa Hazamal Ahzaab Wahdah
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah tiada sekutu bagi-Nya hanya milik-Nya segala kerajaan dan pujian, Dzat yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan serta Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah semata, yang telah menepati janji-Nya, memenangkan hamba-Nya dan menghancurkan orang-orang bala tentara kafir tanpa bantuan siapa pun.”
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa Aatinaa Fitdunya Hasanah Wa Fil Aakhirati Hasanah Wa Qinaa ‘Adzaaban Naar
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan juga kebaikan di akhirat, serta jagalah kami dari adzab api neraka.”
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الأَكْرَمْ
Allahummaghfir Warhamwa Anta ‘A’azul Akram”
Artinya: “ya Allah ampunilah, rahmatilah sesungguhnya Engkau Dzat Maha perkasa lagi Maha Mulia “.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِكُلِّ شَعْرَةٍ نُوْرًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Allahummaj’al Likulli Sya’ratin Nuuran Yaumal Qiyaamah
Artinya: “Ya Allah jadikanlah untuk setiap helai rambut (yang aku gunting) cahaya pada hari kiamat.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ.
Allahumma Inni Asaluka Min Fadhlik
Artinya: “Ya Allah aku memohon pada-Mu dari karunia- Mu”
2 Komentar
Masya Allah. Barakumullah umrah ufuk.