
Dalam pelaksanaan ibadah haji, niat memegang peranan penting karena menjadi pembeda antara ibadah yang satu dengan yang lain. Berikut bacaan niat haji dari keberangkatan sampai pulang yang selaras dengan tuntunan doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Shahih.
Haji Ifrad adalah jenis haji di mana jamaah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji terlebih dahulu, baru kemudian melakukan umrah setelahnya.
Bacaan niatnya
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
“Labbaik Allahumma hajjan.”
Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk berhaji.”
Haji Tamattu’ adalah salah satu jenis haji yang diawali dengan melaksanakan umrah. Pada jenis haji ini, jamaah berihram untuk umrah terlebih dahulu dari mīqāt makānī, kemudian menuju Mekah. Di sana, mereka melaksanakan tawaf dan sa’i, lalu bertahalul dengan mencukur atau memotong sebagian rambut. Jamaah yang memilih Haji Tamattu’ dikenakan kewajiban membayar dam (denda) yang disebut dam tamattu’.
Bacaan Niatnya
Saat Umrah:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
“Labbaik Allahumma ‘umratan.”
Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk umrah.”
Saat Haji (setelah selesai umrah):
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
“Labbaik Allahumma hajjan.”
Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk berhaji.”
Haji Qiran adalah jenis haji di mana ibadah haji dan umrah dilakukan secara bersamaan dengan satu niat dan satu pelaksanaan. Jamaah yang melaksanakan Haji Qiran menggabungkan kedua ibadah ini dalam satu ihram, tanpa tahallul di antara keduanya. Niat yang dilafalkan oleh jamaah Haji Qiran adalah:
لَبَّكَ حَجًا وَعُمْرَةً
“Labbaika ḥajjan wa ‘umratan.”
Artinya: “Aku sambut panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah haji dan umrah sekaligus.”
atau
لَبَّكَ عُمْرَةً وَحَجًا
“Labbaika ‘Umratan wa Ḥajjan”
Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk umrah dan haji”
Untuk mengetahui macam-macam haji diatas, bisa baca 3 Macam Haji Yang Perlu Diketahui.
Sumber gambar : Detik.com